Home » » Kualitas Stadion Buruk, Liga Bikin Ngantuk Semakin Mundur

Kualitas Stadion Buruk, Liga Bikin Ngantuk Semakin Mundur

Written By Ardian on 25 June 2012 | 5:20 PM

Liga Italia Serie A dinilai telah mengalami kemunduran. Masalah terbesar yang menyebabkan kemunduruan itu adalah stadion-stadion yang bobrok.

Demikian dikatakan Ruud Gullit, mantan pemain AC Milan yang bersinar di era 80-an. Pasalnya saat ini, hanya tiga tim Seri A yang memiliki persentasi kehadiran lebih dari 35 ribu orang selama musim 2011/2012.

Tiga tim itu adalah AC Milan, Inter Milan dan Juventus. Sementara lebih dari separuh jumlah tim Liga Italia Seri A gagal untuk menarik pengunjung ke stadion. Mereka hanya ditonton tak lebih dari 20.000 orang.

"Masalah terbesar di sepak bola Italia sekarang adalah stadion. Mereka sudah tua dan orang tidak ingin pergi ke sana," kata Gullit seperti dilansir Daily Mail.

Menurutnya semua klub di Italia seharusnya mau mencontoh Juventus yang telah mengembangkan fasilitas Juventus Stadium, sehingga memikat lebih banyak pengunjung untuk menyaksikan laga tim kesayangannya secara langsung.

"Stadion milik Juventus tadinya jelek. Tapi kemudian mereka membuka stadion baru dan tiba-tiba itu penuh sesak.Kursi yang bagus, fasilitas yang baik dan mereka bangga. Karena itu klub lain harus melakukan hal yang sama," katanya.

Juventus merombak Stadion Delle Alpi, yang dibeli dari pemerintah kota Turin pada 2003 menjadi kompleks yang lebih modern.

Manajemen klub memutuskan membongkar arena berkapasitas 70 ribu tempat duduk itu menjadi bangunan yang lebih kecil, dengan kapasitas 41 ribu tempat duduk personal, namun terpadu dengan Juventus Museum dan pusat perbelanjaan serta areal parkir yang leluasa.

Stadion Juventus Arena sendiri juga mengikuti kecanggihan stadion-stadion besar yang ada dengan sistem tenaga surya, daur ulang air hujan, pengurangan resiko kebakaran, sistem pembuangan limbah modern hingga efisiensi penggunaan air untuk perawatan rumput.

Atap stadion yang berbentuk oval memakai teknologi sayap pesawat terbang guna menghindari turbulensi. Walau semua tempat duduk tertutup, sebagian atap transparan agar sinar matahari tetap bisa menyinari rumput alami di atas lapangan

Selamat berbagi ke:
Share this article :
 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger